Senin, 26 Desember 2011

HO MO HO MO HOOOOOOO!

Sedikit pemikiran tentang si homo.

Hari ini dipenuhi dengan keterkejutan saya tentang *sebut saja bunga* (eh tapi kan laki-laki ya, disebut siapa ya kalo gitu?) yang ternyata homo! YA, HOMO, SODARA-SODARAAA! Awalnya saya kira cuman dikata-katain banci sama temen-temen seangkatannya, yaaa daan ternyataaa saya mendapatkan berita (dan saya anggap fakta, wes emboh pokoke fakta) dari facebook (berkat keahlian setalker) dan itu (menghela nafas panjang) menunjukkan bahwa diaaa... udah tau kan saya mau bilang apa -_- efeknya luar binasa! Saya sampe mules dan eek sampe 2 kali. untung ngga sampe muntaber. Memang sih si-sebut-saja-bunga-tapi-laki-laki itu banci gitu, tapi ga sampe dandan kayak cewek sih, cuman ya gimana yaa, melambai doang, yang lain masih normal, TAPI SAYA BENAR-BENAR GAK NYANGKA DIA BENERAN HOMOHHHHHH! Untung dia gak ganteng, kalo ganteng saya bisa suka dong, dan kalo suka terus tau kalo si-sebut-saja-bunga-tapi-laki-laki itu homo saya bisa benar-benar BUTUH SHOWER BAHKAN AIR TERJUN saat itu juga. Mirisnya, pacar si-sebut-saja-bunga-tapi-laki-laki itu cowok seumuran saya, ganteng pula -_- disini, saya merasa gagal sebagai perempuan. Seharusnya sebagai perempuan saya bisa memikat hati laki-laki tetapi mengapa laki-laki terpikat oleh laki-laki lain?
*saya butuh shower sekarang juga*

Disini saya mulai berpikir. Kenapa harus ada kelainan semacam homo? Homo kan sepasang laki-laki yang saling mencinta ya, kenapa harus mencintai orang yang sejenis? Padahal perempuan di bumi ini buanyaaak dan akan semakin banyak seiring mendekatnya kiamat. Dan semakin bertebarannya pasangan homo di Indonesia, maka akan memperkecil kesempatan saya mendapatkan laki-laki ganteng uh ooh that's the point! Yaaaaa, laki-laki homo itu kebanyakan ganteng ya, metroseks gituuuh, badannya bagus, putih, dandanannya ngga alay walopun sedikit melambayy. Kenapa ngga yang kurus-item-kalung rantai-poni nyamping dengan gel rambut sebotol ala kangen band dan hijau daun aja yang homo? KENAPA? HAH! Populasi orang ganteng di Indonesia akan menurun drastis dan dipenuhi lelaki kurus-item-kalung rantai-poni nyamping dengan gel rambut sebotol ala kangen band dan hijau daun sebagai laki-laki normal -_-"""""""" <-- ini emoticon dengan keringat yang banyak.

Saya ingin membahas homo. Maaf para homoersssss gahoel yang baca postingan ini :p
Tapi... saya ngga tau mau bahas apa karena saya ngga tau homo itu bagaimana.
Too much things I wanna ask:
  • Laki-laki kenapa bisa suka sama laki-laki?
  • Apa yang bikin laki-laki suka sama laki-laki?
  • Gimana bisa nemu pasangan homo? Mungkin homoers pada malu sama statusnya sebagai homo, banyak yang ngga mau ngomong terang-terangan kalo dia homo.
  • Kalo udah jadian terus mau gimana? Nikah mau dimana? Luar negeri dong?
  • Sesama laki-laki kan ngga bisa berhubungan gitu, terus ngga bisa punya anak dong? Apa mereka mau ngga punya keturunan yang mewarisi hartanya kelak?
  • Kalo mereka begituan caranya gimana ya? Kan kelaminnya sejenis gitu.
  • Hidup di tengah masyarakat gimana ya? Kasian mereka pasti dipandang sebelah mata gitu.
  • Gimana tanggapan orang tua mereka ya? Menyadari bahwa anaknya yang ganteng suka sama sejenis.
  • Ngga takut dosa?
  • Dan kenapa laki-laki homo kebanyakan ganteng?
  • Dan pertanyaan-pertanyan yang menghantui lainnya
Nggak menyalahkan sih, tapi mengapa mereka bisa menjadi 'lain' gitu. Saya sama temen saya pernah sharing sih, homoers mungkin ngga menginginkan 'kelainan' yang terjadi pada dirinya, tapi kayaknya udah digariskan sama Tuhan ya, faktor-faktor yang membentuk kepribadian 'berbeda' seperti lingkungan, faktor orang tua termasuk didikan orang tua atau keadaan broken home, membuat para homoers menjadi semakin menjadi-jadi homonya. Kasian ya. Apakah ngga ada cara untuk menyembuhkan homo?

Ngga tau mau kasian atau benci. Mereka jelas ngga butuh belas kasihan ya, kayaknya mereka fun-fun aja menjadi seorang homo. Banyak kan yang bikin perkumpulan homoh homoh gituh. Disana pasti mereka menemukan dunia mereka, semakin bikin lupa mereka itu sebenarnya mengalami disorientasi seksual ya, gitu malah seneng, malah hura-hura dengan sesama penderita disorientasi. Hell-o, sebenernya kebahagiaan manusia kan punya istri yang notabene perempuan gitu ya, tapi kenapa kalian malah bahagia dengan sesama? Ngga bisa saling melengkapi gitu lo, coba kalian punya 2 tangan yang sama-sama kanannya, bingung kan kalo mau cebok (yang biasanya pake tangan kiri)? Hahaha, entah kenapa yang terlintas hanya buat cebok -_-

Tuhan kan menciptakan kita berpasang-pasangan, laki-laki sama perempuan, biar nantinya kita saling melengkapi :3

Saya ngga tau mau bahas apa lagi. Saya ngga tau apa dan bagaimana homo itu secara lebih lanjut. Yang paling penting, saya ngerasa kasian aja sama para hehomo yang malah bangga dengan status relationshipnya. Dan prihatin sama si-sebut-saja-bunga-tapi-laki-laki itu. Dan saya akan mulai memperhatikan bagaimana homo itu dari dia, ha!

salam hangat untuk para hehomo! :*

8 komentar:

  1. memang orang homoseksual memiliki kelainan hormonal dalam tubuhnya. bahkan banyak diantaranya yang disertai dengan kelainan kromosom seksual atau yang biasa disebut dengan transeksual. berbeda dengan transgender, transeksual terjadi dengan sendirinya.

    homoseksual jaman sekarang ini kemngkinan besar lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan. semakin banyaknya kaum homoseksual yang berani "keluar" menimbulkan rangsangan kepada masyarakat yang lain.

    sekian..

    BTW blogmu bagus, gaya menulis yang gw suka. menarik dan ber-esensi, mengangkat fenomena sosial yang ada, dengan bahasa yang mudah dimengerti dan lucu.

    keep blogging :D

    BalasHapus
  2. yaah, aku ngga tau penjelasan ilmiahnya dre, ini cuma pemikiran ku, kan aku juga sebenernya ga bahas homo itu apa dan bagaimana hahahaha :p

    wohoo \m/ terharu dikomen gini wkwkw sebenernya ini juga cuma omong dombret, gada esensinya lo dre -_- ahaha

    BalasHapus
  3. followed! keep posting my best! btw, homo itu enak lho diajak hang out :) *keliatan asliku*

    BalasHapus
  4. huahaha imooooook :D jangan2 kamu homo?
    duh, yaapa nih caranya ngefollow2 blog? -_________-"

    BalasHapus
  5. di malang banyak transseksual ama transgender soalnya. di kelasku aja dulu ada 2 lesbian. trus homo juga ada. jadi aku uda gak lesbiphobic ato homophobic. mereka punya rasa suka, tapi menunjukkanya dengan cara mereka sendiri. there is nothing to worry about :3

    di dashbord ada kaliii. kan ada blogs i'm following. naaah, pencet add, trus copy urlnya.

    BalasHapus
  6. sebenernya aku ya ngga phobic, cuma ngeliatnya aneh aja, aku kan liat dari facebook.. yaampun wall2nya itu disgusting benjeeetzz. lagian si-sebut-saja-bunga-tapi-laki-laki itu adalah seorang... *saya tak bisa menyebutkannya disini* jadi.. yaa.. ilfil aja kalo ada homo2 gituhh.
    haha iya, aku udah following the tree of life kok :p

    BalasHapus
  7. aku request dooong, postingan selanjutnya tentang semes bles dan boiben boiben serta fenomena yang terjadi disekitar kita akibat ke-boomingannya,

    BalasHapus
  8. huoooh mosok aku membahas diriku sendiri -_- betewe ya, si homo yang tak ceritain itu juga semes beles *dankemudianhening

    BalasHapus