ketika hati mulai bergemuruh dan mulai mengeluh, kenapa ia tak kunjung tersentuh? padahal hati ini selalu mengaduh. sedikit mengadu, bahwa aku sudah tak mampu.
lidah selalu berkelit. sering luka melilit. ketika ini mulai sakit, kucoba lari lalu menjerit sebelum benar-benar menjadi penyakit.
masih dipertanya? ketika Maestro berkarya, masihkah kau mencela?
sedikit nyampah untuk coretan sampah. segala yang tumpah, selalu menjadi sampah. tak terlintas apa yang tercurah, selalu akan menjadi sampah.
ketika hati menjadi bangkai, sesuatu akan terbengkalai. pun yang indah terbingkai juga luka yang menyeringai.
lidah selalu berkelit. sering luka melilit. ketika ini mulai sakit, kucoba lari lalu menjerit sebelum benar-benar menjadi penyakit.
masih dipertanya? ketika Maestro berkarya, masihkah kau mencela?
sedikit nyampah untuk coretan sampah. segala yang tumpah, selalu menjadi sampah. tak terlintas apa yang tercurah, selalu akan menjadi sampah.
ketika hati menjadi bangkai, sesuatu akan terbengkalai. pun yang indah terbingkai juga luka yang menyeringai.
-nikenprobowati-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar