Bukan maksud, tapi kenapa jadi terhasut? Setelah sekian lama merajut, benang ini menjadi kusut!
Seperti pensil aku meraut, seperti cerita aku tertaut. Aku tak ingin terhanyut, tapi kenapa arus semakin membawaku ke laut?
Semakin terasa berdenyut, saat itu pula aku takut. Semacam hati yang selalu kalut, hanya mampu menutup mulut.
Penuh tanya, penuh prasangka. Maaf, Tuhan, aku hanya tak mau jadi tersangka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar